Market structure adalah jejak yang ditinggalkan pergerakan harga di chart candlestick. Dari jejak itu kita membaca dua hal: ke mana tren sedang bergerak, dan di mana tren itu berpotensi berubah.
Dua gerakan dasar
Setiap tren tersusun dari dua gerakan yang bergantian.
- Expansion adalah gerakan impuls menuju arah tren.
- Retracement adalah gerakan koreksi setelah expansion.
Uptrend adalah rangkaian expansion naik yang diselingi retracement turun. Downtrend adalah kebalikannya.
Tiga kondisi struktur
| Kondisi | Tanda di chart | Artinya |
|---|---|---|
| Uptrend | Higher high (HH) dan higher low (HL) | Pembeli dominan |
| Sideways | High dan low hampir sejajar (EQH dan EQL) | Belum ada pihak yang dominan |
| Downtrend | Lower high (LH) dan lower low (LL) | Penjual dominan |
Mengukur kedalaman koreksi
Fibonacci retracement dipakai untuk memperkirakan sejauh mana harga terkoreksi sebelum melanjutkan tren. Pada uptrend, tarik dari swing low ke swing high. Pada downtrend, tarik dari swing high ke swing low.
Dua aturan yang dipakai di kelas ini:
- Sebuah swing baru dianggap sah bila koreksinya mencapai minimal 50% dari leg sebelumnya.
- Area entry yang dicari berada di antara level 0,618 dan 0,81.
Struktur major dan minor
Struktur major dibaca di timeframe besar dan menentukan arah serta target. Struktur minor dibaca di timeframe kecil dan dipakai untuk mencari titik masuk dengan risiko kecil. Urutan bacanya selalu sama: major dulu, baru minor.
Gerakan kecil di dalam sebuah retracement adalah struktur minor, bukan tanda bahwa tren berbalik.
Latihan
Buka satu pair di timeframe H4. Tandai lima swing terakhir, beri label HH, HL, LH, atau LL, lalu tentukan kondisinya: uptrend, sideways, atau downtrend. Ulangi di H1 dan bandingkan hasilnya.