FxSpot

Silabus / Sesi 5

Jebakan struktur

Fake retracement, fake BOS, dan confusion structure.

Sesi 3 dan 4 membahas penembusan yang sah. Sesi ini membahas kebalikannya: swing dan penembusan yang tampak sah, padahal tidak. Hampir semuanya berasal dari satu kesalahan, yaitu menandai swing terlalu cepat.

Akar masalah: swing yang tidak sah

Sesi 1 memberi satu aturan: sebuah swing baru dianggap sah bila koreksinya mencapai minimal 50% dari leg sebelumnya. BOS dan ChoCh sama-sama diukur dari swing. Jadi bila swing-nya tidak sah, setiap penembusan yang mengacu padanya ikut tidak sah.

50% leg

Koreksi dangkal

Harga belum menyentuh setengah leg. Lembah ini bukan swing low.

50% leg

Koreksi yang sah

Harga melewati setengah leg. Lembah ini swing low yang sah.

Jebakan 1: fake retracement

Fake retracement adalah koreksi dangkal yang keliru ditandai sebagai swing baru. Pada uptrend, harga turun sedikit lalu naik lagi, dan lembah kecil itu langsung diberi label higher low.

Akibatnya, higher low palsu itu berada terlalu dekat dengan harga. Saat harga akhirnya terkoreksi dengan benar, lembah itu tertembus dan terbaca sebagai ChoCh, padahal retracement yang sebenarnya baru dimulai.

Cara memeriksanya: tarik Fibonacci dari awal leg sampai puncaknya. Bila koreksi belum mencapai 0,5, lembah itu belum menjadi swing.

Jebakan 2: fake BOS dan fake ChoCh

Keduanya adalah penembusan terhadap swing yang tidak sah.

  • Fake BOS. Harga menembus puncak kecil yang lahir dari koreksi dangkal. Ini hanya lanjutan leg yang sama, sesuai syarat pertama di Sesi 3. Bila ditandai sebagai BOS, Fibonacci ditarik pada leg yang salah dan area yang ditunggu menjadi terlalu tinggi.
  • Fake ChoCh. Harga menembus lembah kecil yang tidak sah. Bila dibaca sebagai tanda pembalikan, entry dibuka melawan tren tepat saat harga masuk ke area retracement, yaitu tempat tren biasanya berlanjut.

Urutan pertanyaannya perlu dibalik. Tanyakan dulu apakah swing itu sah, baru kemudian apakah swing itu ditembus.

Jebakan 3: confusion structure

Saat harga berputar di dalam sebuah kisaran, struktur minor membentuk BOS dan ChoCh bergantian. Penembusan ke atas disusul penembusan ke bawah, dan arah tampak berubah setiap beberapa candle.

Jalan keluarnya adalah naik satu tingkat.

  1. Buka timeframe yang lebih besar dan ukur ulang leg major.
  2. Selama swing major belum ditembus oleh body, arah peta tidak berubah.
  3. Abaikan penembusan minor di tengah kisaran. Tunggu sampai harga berada di dekat area yang sudah ditandai di peta.

Kondisi ini sama dengan keadaan seimbang di Sesi 2: pasar sedang berputar, belum berpindah.

Rejection block

Rejection block adalah candle ber-wick panjang di swing high atau swing low. Harga menembus level, lalu ditutup kembali di dalamnya. Di Sesi 3, penembusan seperti ini tidak dihitung sebagai BOS.

Zona yang dibentuk wick itu menandai area tempat harga ditolak. Tandai zonanya di peta. Bila harga kembali ke sana, perhatikan apakah penolakan terulang.

Mengapa jebakan ini terjadi

Penjelasannya tidak memerlukan anggapan bahwa ada pihak yang mengatur harga. Stop-loss banyak trader terkumpul tepat di luar swing high dan swing low yang mudah terlihat. Saat harga menyentuhnya, stop-loss itu berubah menjadi order pasar dan mendorong harga lebih jauh untuk sesaat. Setelah order itu habis, dorongannya hilang dan harga kembali.

Kumpulan order seperti ini disebut likuiditas, dan dibahas di Sesi 8.

Empat pemeriksaan

  1. Apakah swing ini lahir dari koreksi minimal 50%?
  2. Apakah penembusannya ditutup oleh body?
  3. Apakah struktur major masih sama?
  4. Apakah harga berada di area yang ditandai di peta, atau di tengah kisaran?

Latihan

Ambil satu leg yang jelas di H4, lalu turun ke M15. Tandai semua puncak dan lembah kecil di dalamnya, dan ukur setiap koreksi dengan Fibonacci. Coret yang belum mencapai 0,5. Hitung berapa BOS dan ChoCh yang ikut hilang setelah swing yang tidak sah dicoret.