FxSpot

Silabus / Sesi 6

Order block

Jejak order besar dan lima syarat order block yang layak dipakai.

Struktur menjawab pertanyaan tentang arah. Order block menjawab pertanyaan berikutnya: di area mana harga ditunggu.

Apa itu order block

Order block adalah candle terakhir yang berlawanan arah sebelum sebuah gerakan kuat.

  • Bullish order block adalah candle turun terakhir sebelum harga naik dengan kuat.
  • Bearish order block adalah candle naik terakhir sebelum harga turun dengan kuat.

Zonanya ditarik dari high sampai low candle itu, lalu diperpanjang ke kanan.

order block

Bullish order block

Candle turun terakhir sebelum gerakan naik yang kuat.

order block

Bearish order block

Candle naik terakhir sebelum gerakan turun yang kuat.

Mengapa area ini diperhatikan

Gerakan yang kuat menandakan ada order besar yang masuk di sekitar candle itu. Anggapannya, sebagian order tersebut belum terisi. Saat harga kembali ke zona yang sama, sisa order itu bisa menahan harga dan mendorongnya lagi.

Ini anggapan para praktisi, bukan sesuatu yang bisa dilihat langsung. Chart forex ritel tidak memperlihatkan order yang sedang menunggu. Karena itu order block diperlakukan sebagai area untuk diamati, dan baru dipakai setelah lolos pemeriksaan di bawah.

Premium dan discount

Syarat kelima nanti memakai dua istilah baru. Tarik Fibonacci pada leg major, lalu bagi dua di level 0,5.

  • Discount adalah separuh bagian bawah leg. Harga di sini tergolong murah untuk membeli.
  • Premium adalah separuh bagian atas leg. Harga di sini tergolong mahal untuk membeli, dan menarik untuk menjual.

Area 0,618 sampai 0,81 dari Sesi 1 berada di dalam discount pada uptrend, dan di dalam premium pada downtrend.

Lima syarat order block

Tidak setiap candle sebelum gerakan kuat layak ditandai. Periksa lima hal ini.

  1. Menyapu candle sebelumnya. Bullish order block terbentuk setelah low candle sebelumnya terlewati. Bearish order block terbentuk setelah high candle sebelumnya terlewati.
  2. Meninggalkan imbalance. Gerakan sesudahnya begitu cepat sehingga ada rentang harga yang hanya dilewati satu candle. Imbalance dibahas di Sesi 7.
  3. Disertai volume besar. Candle impulsnya punya volume lebih besar daripada candle di sekitarnya. Di forex yang tersedia hanya tick volume, jadi pakai sebagai pembanding kasar.
  4. Menembus struktur. Gerakan dari order block itu menghasilkan BOS atau ChoCh.
  5. Berada di sisi yang benar. Bullish order block berada di area discount, dan bearish order block di area premium.

Order block yang hanya memenuhi satu atau dua syarat sebaiknya dilewati.

Order block dan zona supply-demand

Keduanya menandai area tempat harga pernah berbalik dengan kuat. Bedanya ada pada luas zona.

Order block Zona supply-demand
Luas Satu candle Beberapa candle
Jarak stop Lebih kecil Lebih lebar
Tersentuh harga Lebih jarang Lebih sering
Cocok untuk Titik masuk di timeframe kecil Peta kasar di timeframe besar

Kapan order block tidak berlaku lagi

  • Ditembus. Bila sebuah candle ditutup melewati ujung terjauh zona, order block itu batal.
  • Sudah dikunjungi. Kunjungan pertama adalah yang paling diperhatikan. Setelah harga pernah masuk dan memantul, zona yang sama dianggap lebih lemah.
  • Melawan struktur major. Bullish order block di dalam downtrend major tidak dipakai untuk membeli.

Order block di dalam peta

Tambahkan lapisan ini pada market mapping. Setelah menandai BOS terakhir di timeframe besar, cari order block yang menjadi awal gerakan itu, dan periksa apakah letaknya di dalam area 0,618 sampai 0,81.

Harga yang masuk ke zona belum menjadi alasan untuk membuka posisi. Tunggu ChoCh di timeframe kecil seperti di Sesi 4, dan letakkan level pembatal di luar zona. Urutan lengkapnya ada di Sesi 9.

Latihan

Buka satu pair di H4 dan cari tiga BOS terakhir. Untuk setiap BOS, tandai order block yang menjadi awal gerakannya, lalu periksa lima syarat satu per satu dan catat berapa yang terpenuhi. Amati juga apakah harga kembali ke zona itu, dan apa yang terjadi saat harga sampai di sana.