Syarat kedua order block di Sesi 6 menyebut imbalance. Sesi ini menjelaskan apa itu, cara mengenalinya, dan dua kegunaannya di dalam peta.
Gerakan sehat dan gerakan timpang
Pada gerakan yang sehat, candle saling tumpang-tindih. Setiap harga yang dilewati sempat diperdagangkan dua arah, oleh pembeli dan oleh penjual.
Pada gerakan impulsif, satu sisi nyaris kosong. Harga melompat, dan ada rentang yang hanya dilewati satu candle tanpa sempat diuji dari arah sebaliknya. Rentang itulah imbalance. Nama lainnya fair value gap (FVG).
Cara mengenali: aturan tiga candle
Imbalance dibaca dari tiga candle berurutan. Yang dibandingkan adalah wick candle pertama dan wick candle ketiga.
- Bullish imbalance: low candle ketiga berada di atas high candle pertama. Zonanya dari high candle pertama sampai low candle ketiga.
- Bearish imbalance: high candle ketiga berada di bawah low candle pertama. Zonanya dari low candle pertama sampai high candle ketiga.
Bila wick candle ketiga menyentuh wick candle pertama, tidak ada imbalance.
Ada imbalance
Low candle 3 berada di atas high candle 1. Rentang di antaranya hanya dilewati candle 2.
Tidak ada imbalance
Wick candle 3 turun sampai high candle 1. Celahnya sudah tertutup.
Apa yang menyebabkannya
- Rilis berita dan data. Pada menit-menit setelah rilis berdampak tinggi, order di satu sisi menipis dan harga melompat. Ini sejalan dengan bagian berita ekonomi di Sesi 2.
- Order besar bertemu lawan yang tipis. Di jam sepi, atau tepat setelah sebuah level tertembus, order yang masuk tidak menemukan cukup lawan di harga terdekat.
Mengapa harga sering kembali
Di dalam imbalance, transaksi baru terjadi satu arah. Harga cenderung kembali ke rentang itu, mengisinya sebagian atau seluruhnya, lalu melanjutkan arah semula.
Kata kuncinya adalah cenderung. Pada tren yang kuat, banyak imbalance tidak pernah terisi. Imbalance menandai area yang layak ditunggu, dan tidak menjamin harga akan sampai ke sana.
Imbalance sebagai area yang ditunggu
- Kunjungan pertama yang dipakai. Zona yang sudah pernah terisi penuh tidak ditunggu lagi.
- Batalnya jelas. Bila sebuah candle ditutup melewati seluruh zona, imbalance itu batal.
- Terkuat saat bertumpuk. Bila imbalance berada tepat di atas order block dan gerakannya menghasilkan BOS, syarat kedua dan keempat di Sesi 6 terpenuhi bersamaan.
Satu leg sering meninggalkan beberapa imbalance. Letaknya menentukan sifatnya.
| Letak di leg | Peluang tersentuh | Jarak ke level pembatal |
|---|---|---|
| Dekat ujung leg | Paling besar | Paling lebar |
| Tengah leg | Sedang | Sedang |
| Pangkal leg, dekat order block | Paling kecil | Paling sempit |
Imbalance sebagai target
Imbalance di timeframe besar yang belum terisi sering dituju harga. Karena itu ia bisa dipakai sebagai sasaran, dengan urutan dari yang terdekat:
- Imbalance terdekat di arah posisi.
- Swing high atau swing low berikutnya.
- Imbalance timeframe besar yang belum terisi.
Zona yang sudah terisi penuh tidak dipakai sebagai sasaran.
Imbalance di dalam peta
Tambahkan dua tanda pada market mapping.
- Pada leg terakhir, tandai imbalance yang belum terisi. Dahulukan yang berada di dalam area 0,618 sampai 0,81 dan bertumpuk dengan order block.
- Di arah tujuan, tandai imbalance timeframe besar yang belum terisi sebagai sasaran.
Latihan
Buka satu pair di H1 dan cari lima imbalance terakhir dengan aturan tiga candle. Untuk setiap imbalance, catat tiga hal: apakah terisi sebagian, terisi penuh, atau tidak tersentuh; berapa candle yang berlalu sampai harga kembali; dan apakah zonanya bertumpuk dengan order block.